PENGARUH PERUBAHAN IKLIM TERHADAP KETAHANAN PANGAN DI PROPINSI ACEH
Perubahan iklim merupakan masalah krusial yang dihadapi sektor pertanian nasional saat ini dan menjadi ancaman serius terhadap ketahanan pangan nasional umumnya dan Provinsi Aceh khususnya apabila tidak disiasati dengan serius. Penurunan indeks produksi tanaman pangan dan ketahanan pangan kabupaten/kota selama periode 2017-2023, mengindikasikan gangguan pada sistim produksi pertanian di wilayah Provinsi Aceh. Peristiwa El-Nino (gelombang awan panas) dan La-Nina (gelombang awan dingin) dalam beberapa dekade terakhir menyebabkan variabilitas iklim yang signifikan dan berdampak terhadap ketersediaan pangan di Provinsi Aceh. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh perubahan (variabilitas) iklim terhadap ketahanan pangan di Provinsi Aceh jangka panjang menggunakan model Auto Regressive Distributed Lag (ARDL) data panel (data time series tahun 2018-2023 dan data cross section 21 wilayah kabupaten/kota di Provinsi Aceh). Data indeks ketahanan pangan kabupaten kota bersumber dari Biro Pusat Statistik (BPS) dan Badan Ketahanan Pangan Daerah (BKPD) sedangkan data iklim diperoleh dari Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Provinsi Aceh. Hasil analisis menunjukkan variabilitas suhu, curah hujan dan produksi wilayah kabupaten/kota memiliki hubungan jangka panjang terhadap Indek Ketahanan Pangan Aceh (IKPA) dimana koefisien suhu= 7.583732, yang berarti setiap kenaikan suhu 1% akan menyebabkan kenaikan IKPA sebesar 7,5%, koefisien curah hujan=-12.63413 yang berarti setiap kenaikan curah hujan 1% akan menyebabkan penurunan IKPA sebesar 12,6% dan koefisien produksi padi=60.30847 yang berarti setiap kenaikan produksi padi 1% akan menyebabkan kenaikan IKPA sebesar 60,3% serta koefisien produksi jagung=0,973232 yang berarti setiap kenaikan produksi jagung 1% akan menyebabkan kenaikan IKPA sebesar 0,97%. Implikasi dari penelitian ini diperlukan kebijakan atau strategi adaptasi terhadap variabilitas curah hujan yang terlalu tinggi dapat menyebabkan meningkatnya populasi hama dan penyakit tanaman padi hingga menyebabkan fuso dan berdampak terhadap ketersediaan pangan dan ketahanan pangan Provinsi Aceh dalam jangka panjang.
edit_page
Untuk membaca file lengkap dari naskah ini, Silahkan Login.