POLA KOMUNIKASI PERSUASIF PEMERINTAH DI BARSELA TERHADAP PELAKU UMKM DALAM PEMANFAATAN MODAL USAHA YANG TEPAT SASARAN
Kajian penelitian ini fokus pada, “Pola Komunikasi Persuasif Pemerintah Kabupaten di Barat Selatan Aceh (Barsela) terhadap Pelaku UMKM Dalam Pemanfaatan Modal Usaha yang Tepat Sarasan.” Pola komunikasi yang dilakukan pemerintah pada hakikatnya untuk menentukan berhasil tidaknya pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) dalam menggerakkan usahanya. Pola komunikasi persuasif akan menjadi sukses dan pelaku UMKM akan patuh, jika pemerintah proaktif mendorong pelaku UMKM menggerakkan usahanya. Pola komunikasi persuasif merupakan strategi hubungan interaktif yang representatif, responsif, dan akomodatif terhadap masyarakat yang tertuang dalam setiap kebijakan dan tindakan, sehingga memungkinkan terciptanya kontrol sosial terhadap implementasi kebijaksanaan, yang mengarah pada transparansi dan akuntabilitas pemerintahan. Dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat industri, peran pemerintah menjadi rumah penjernih (clearing house) untuk memastikan pemanfaatan modal usaha bagi pelaku UMKM yang tepat sasaran. Studi penelitian ini adalah riset lapangan (field research) dan secara literer (library research). Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan historis, dan multidisipliner. Data yang telah ada, penulis analisis dengan menggunakan metode komparatif dalam paradigma kualitatif, dengan pengambilan sampel melalui snowball sampling, untuk menghasilkan kesimpulan yang dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah. Tujuannya untuk mengetahui pola komunikasi persuasif Pemerintah Kabupaten di Kawasan Barat Selatan Aceh (Barsela) dalam pemanfaatan bantuan pemerintah bagi pelaku UMKM sebagai modal menggerakkan usaha. Tahapannya, penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Riset kualitatif berfokus pada kata, dilakukan melalui observasi, wawancara dengan masyarakat pelaku industri UMKM dan pemerintah kabupaten terhadap suatu kondisi atau kejadian serta dokumentasi. Penelitian ini, peneliti berusaha mendapatkan gambaran secara konkrit tentang pola komunikasi persuasif dan sesuai keinginan pemerintah untuk mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat. Berdasarkan survei di lapangan, dipereloh informasi di sejumlah desa dalam Kecamatan Kluet Utara, Kabupaten Aceh Selatan, seperti di Desa Pulo Kambing dan Desa Kota Fajar, pelaku UMKM tidak memanfaatkan bantuan pemerintah sebagai modal usaha yang tepat pada sasarannya.
edit_page
Untuk membaca file lengkap dari naskah ini, Silahkan Login.