PEMANFAATAN EKSTRAK BELIMBING WULUH (Averrhoa bilimbi) SEBAGAI SUPLEMEN ALAMI PADA PAKAN BERBAHAN BAKU LOKAL UNTUK PENGEMBANGAN BUDIDAYA IKAN BILEH (Rasbora sp.) BERKELANJUTAN

PEMANFAATAN EKSTRAK BELIMBING WULUH (Averrhoa bilimbi) SEBAGAI SUPLEMEN ALAMI PADA PAKAN BERBAHAN BAKU LOKAL UNTUK PENGEMBANGAN BUDIDAYA IKAN BILEH (Rasbora sp.) BERKELANJUTAN
Universitas Teuku Umar
2024
16-12-2024
Indonesia
Meulaboh
Lap. Penelitian Dosen
Perikanan & Kelautan
Ilmu Kelautan
Ilmu Kelautan
Tidak
Ya

Ikan bileh (Rasbora sp.) merupakan salah satu ikan lokal yang terus diupayakan keberhasilan budidayanya karena berpotensi menjadi komoditas unggulan Aceh. Budidaya bileh sudah dilakukan oleh petani lokal di seputaran Nagan Raya Aceh Barat, namun problem yang sering dihadapi adalah pertumbuhannya lambat pada tahap domestikasi, sehingga sulit mencapai keberhasilan budidaya. Pertumbuhan yang lambat dapat diatasi dengan pemberian pakan bernutrisi seimbang, akibatnya sebagian besar petani memberikan pakan komersil untuk pemenuhan kebutuhan nutrisi ikan bileh. Efek yang akan muncul adalah pengembangan budidaya bileh menjadi tidak berkelanjutan karena bisnis budidaya ketergantungan pada pakan komersil dan tidak menghasilkan keuntungan optimal. Pengembangan budidaya bileh harus didukung oleh biaya produksi yang efektif dan efisien melalui kemandirian pakan agar sustainable di Aceh. IPTEK berbasis agro and marine tepat guna (core UTU) diperlukan oleh petani agar menghasilkan pakan mandiri berbasis bahan baku lokal yang ketersediaannya melimpah di Aceh tanpa mengesampingkan kualitas nutrisi pakan yang dihasilkan, seperti pemanfaatan belimbing wuluh sebagai suplemen alami pada pakan berbahan baku lokal. Buah belimbing wuluh mengandung suplemen alami berupa vitamin C dan A yang bermanfaat untuk imun tubuh dan perlindungan dari berbagai penyakit serta mempunyai antioksidan dan anti radikal bebas alami. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi pemanfaatan ekstrak belimbing wuluh (Averrhoa bilimbi) sebagai suplemen alami pada pakan berbahan baku lokal untuk meningkatkan kinerja produksi ikan bileh dalam rangka mewujudkan pengembangan budidaya bileh berkelanjutan di Aceh. Rancangan percobaan yang digunakan pada penelitian ini adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) non faktorial dengan 4 perlakuan dan 3 kali ulangan. Taraf perlakuan yang ingin diteliti adalah sebagai berikut: pakan berbasis bahan baku lokal (P0), Pakan berbasis bahan baku lokal dengan suplementasi ekstrak belimbing wuluh 1 % (P1), 3 % (P2) dan 5 % (P3). Benih ikan bileh yang digunakan memiliki kisaran panjang 2-3 cm. Padat tebar ikan bileh adalah 1 ekor/l dan dipelihara dalam kurun waktu 60 hari. Pakan diberikan sebanyak 3 % bobot tubuh dengan frekuensi tiga kali sehari. Pengamatan parameter uji dilakukan dengan mengambil sekitar 30% ikan uji per wadah perlakuan. Parameter yang diamati adalah kinerja produksi bileh, respon stres ikan, kualitas pakan dan kualitas air. Hasil analisis sidik ragam (ANOVA) menunjukkan bahwa suplementasi ekstrak belimbing wuluh pada pakan buatan berbasis bahan baku lokal berpengaruh nyata terhadap kinerja pertumbuhan ikan bileh (Rasbora sp.) seperti pertumbuhan bobot mutlak, pertumbuhan panjang mutlak, laju pertumbuhan spesifik, laju pertumbuhan harian dan efisiensi pakan (P0,05). Dosis terbaik suplementasi ekstrak belimbing wuluh pada pakan buatan berbasis bahan baku lokal dalam mengoptimalkan kinerja pertumbuhan ikan bileh (Rasbora sp.) dan kualitas pakan yang dihasilkan adalah suplementasi P2. Kandungan protein pakan tertinggi juga diperoleh pada perlakuan P2.

edit_page


Untuk membaca file lengkap dari naskah ini, Silahkan Login.