PENGEMBANGAN MAKANAN RINGAN DARI DAUN KELOR (MORINGA OLEIFERA) DENGAN METODE EKSTRUSI SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN KONSUMSI PROTEIN DAN MINERAL BALITA

PENGEMBANGAN MAKANAN RINGAN DARI DAUN KELOR (MORINGA OLEIFERA) DENGAN METODE EKSTRUSI SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN KONSUMSI PROTEIN DAN MINERAL BALITA
Universitas Teuku Umar
2024
17-12-2024
Indonesia
Meulaboh
Lap. Penelitian Dosen
Kesehatan Masyarakat
Ilmu Kesehatan Masyarakat
Ilmu Kesehatan Masyarakat
-
Ya

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan makanan ringan berbasis tepung daun kelor (Moringa oleifera) menggunakan metode ekstrusi sebagai upaya meningkatkan konsumsi protein dan mineral pada balita, khususnya di Provinsi Aceh. Latar belakang penelitian ini adalah tingginya prevalensi balita dengan kekurangan gizi di Aceh, seperti stunting, wasting, dan underweight, yang memerlukan inovasi pangan lokal kaya gizi. Daun kelor dipilih karena kandungan protein, mineral, dan senyawa bioaktifnya yang tinggi. Proses penelitian mencakup pembuatan tepung daun kelor, formulasi produk snack dengan teknik pemanggangan dan penggorengan, serta analisis proksimat untuk menilai kandungan nutrisinya. Penambahan tepung daun kelor pada produk snack menunjukkan peningkatan kandungan protein dan mineral, meskipun terjadi variasi pada kadar lemak, air, dan karbohidrat bergantung pada metode pengolahan yang digunakan. Produk ini tidak hanya bernilai gizi tinggi tetapi juga menggunakan bahan lokal yang berpotensi meningkatkan pemberdayaan ekonomi masyarakat. Hasil penelitian ini diharapkan dapat berkontribusi terhadap pengentasan masalah gizi balita dan menjadi dasar pengembangan produk pangan fungsional berbasis sumber daya lokal

edit_page


Untuk membaca file lengkap dari naskah ini, Silahkan Login.