STRATEGI PENGENDALIAN PELAKSANAAN UNTUK MENCEGAH KETERLAMBATAN DALAM PROYEK KONSTRUKSI

STRATEGI PENGENDALIAN PELAKSANAAN UNTUK MENCEGAH KETERLAMBATAN DALAM PROYEK KONSTRUKSI
Universitas Teuku Umar
2024
23-12-2024
Indonesia
Meulaboh
KONSTRUKSI
Lap. Penelitian Dosen
Teknik
TEKNIK
TEKNIK
-
Ya

Proyek konstruksi sering kali mengalami permasalahan keterlambatan yang menyebabkan kerugian finansial dan penurunan reputasi. Keterlambatan ini bisa disebabkan oleh berbagai faktor, termasuk manajemen sumber daya yang buruk, perencanaan yang kurang tepat, kondisi lapangan yang tidak menentu. Penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa pengendalian proyek yang efektif dapat mengurangi risiko keterlambatan. Strategi pengendalian yang efektif mencakup penggunaan teknologi terbaru, komunikasi yang baik dan metode menajemen proyek yang efektif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang menyebabkan keterlambatan proyek konstruksi, mengevaluasi efektivitas pengendalian proyek dalam meminimalisir keterlambatan serta mengembangkan model pengendalian yang dapat mengurangi keterlambatan dalam proyek konstruksi khususnya Proyek Strategis Nasional (PSN). Metode penelitian ini menggunakan metode Structural Equation Modeling (SEM) dan Confirmatory Factor Analysis (CFA) untuk menganalisis hubungan antara variabel yang mempengaruhi keterlambatan proyek. Data primer diperoleh dari survei lapangan dengan kuisioner, sedangkan data sekunder dari literatur yang ada. Analisis dilakukan menggunakan program AMOS 20 dan SPSS versi 26. Penelitian ini menggunakan SEM untuk menguji hubungan antara variabel independen dan dependen serta CFA untuk mengkonfirmasi struktur faktor yang mempengaruhi keterlambatan. Faktor-faktor utama yang mempengaruhi keterlambatan proyek konstruksi ialah : biaya, mutu dan waktu, faktor-faktor tersebut saling berkaitan untuk mencapai tujuan proyek. Penyebab keterlambatan umum meliputi kurangnya dana, keterlambatan pembayaran, perencanaan yang tidak tepat, bencana alam, pengelolaan lokasi yang buruk, dan kurangnya komunikasi antar pihak yang terlibat. Penelitian ini memiliki beberapa aspek kebaruan yang signifikan, terutama dalam penggunaan aplikasi SEM dan CFA untuk menganalisis keterlambatan proyek konstruksi. Kombinasi SEM dan CFA memberikan pendekatan yang lebih holistik dan akurat dalam mengidentifikasi dan mengukur pengaruh berbagai faktor pengendalian terhadap keterlambatan proyek. Penelitian ini juga mengembangkan model pengendalian pelaksanaan proyek yang inovatif dan dapat diterapkan untuk mengurangi keterlambatan berdasarkan data empiris dan analisis statistik. Berdasarkan model pengendalian yang dihasilkan maka faktor yang menjadi keterlambatan dalam pelaksanaan proyek ialah pekerja dan metode.

edit_page


Untuk membaca file lengkap dari naskah ini, Silahkan Login.