MUSLIM TOURIST MOTIVATION, SATISFACTION AND REVISIT INTENTION TO HALAL TOURISM DESTINATIONS IN ACEH PROVINCE
Halal tourism mengacu pada perjalanan wisata ketika barang dan jasanya sejalan dengan prinsip-prinsip Islam, dan saat ini sedang berkembang dan menjadi segmen yang sangat penting dalam industri pariwisata. Peneliti membedakan wisata halal dan wisata konvensional berdasarkan fakta bahwa wisata halal menjunjung tinggi nilai-nilai Islam dan melibatkan umat Islam yang ingin menjaga praktik keagamaannya, namun wisata konvensional tidak memiliki batasan agama atau budaya. Aceh memiliki potensi halal tourism yang sangat besar yang jika mampu dikelola dengan baik dan dimaksimalkan semua kekuatan yang ada, akan mampu menarik wisatawan untuk berkunjung dan di saat yang sama mampu menjadi factor pendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat. Hal ini terbukti dengan terpilihnya Aceh sebagai destinasi wisata halal favorit kedua setelah NTB di peringkat pertama, berdasarkan peringkat yang disusun oleh Indonesia Muslim Travel Index 2023. Namun demikian data menunjukkan bahwa Aceh tidak termasuk dalam 10 besar Provinsi dengan jumlah wisatawan domestic terbanyak. Di saat yang sama jumlah wisatawan domestic dan internasional yang berkunjung ke Aceh masih jauh dibawah jumlah wisatawan yang berkunjung ke Aceh sebelum pandemi terjadi. Oleh karena itu penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi minat wisatawan berkunjung kembali (revisit intention) ke destinasidestinasi halal tourism di Aceh. Revisit intention dipilih sebagai bahasan utama dikarenakan wisatawan yang pernah berkunjung mampu memberikan penilaian objektif karena telah maemiliki pengalaman factual dan revisit intention menjadi cerminan kesuksesan pembangunan pariwisata di suatu wilayah. Research framework yang dikembangkan dalam riset ini merujuk pada teori Tourism Consumption System (TCS Theory), dimana variabel motivasi dipelajari sebagai bagian sebelum berkunjung, kepuasan sebagai variabel saat berkunjung, dan revisit intention, dan place attachment merupakan factor yang terjadi setelah kunjungan. Penelitian ini adalah penelitian dengan metode quantitative dan teknik analisis data menggunakan structured equation model dimana aplikasi Smart PLS dipakai sebagai software untuk analisis data. Teknik sampling menggunakan non probability sampling techinique dengan metode purposive sampling. Penelitian dilaksanakan dalam empat tahapan. Pertama, persiapan penelitian dan pengumpulan data dari responden. Kedua, melakukan analisis data. Ketiga, menyusun laporan penelitian. Keempat, menyiapkan luaran penelitian. Penelitian ini merupakan penelitian pada level TKT 3 dan hasil penelitian ini direncanakan untuk dipublikasi pada Journal of Tourism and Cultural Change dan luaran lainnya adalah berupa HKI
edit_page
Untuk membaca file lengkap dari naskah ini, Silahkan Login.