SUSTAINABILITY STRATEGY KEMANDIRIAN PANGAN KELUARGA MELALUI HILIRISASI PRODUK INOVASI BERBASIS KOMODITI LOKAL MENUJU ZERO STUNTING DI KABUPATEN NAGAN RAYA
Stunting merupakan gangguan pertumbuhan pada balita akibat kekurangan gizi, kondisi ini akan berdampak pada rendahnya kualitas sumber daya manusia (SDM). Kecamatan Kuala salah satu wilayah di Kabuptaen Nagan Raya dengan prevalensi stunting tertinggi dari wilayah lain, dengan rata-rata 40% setiap tahunnya. Kondisi ini berbanding terbalik dengan pemerintah yang telah menyediakan anggaran kesehatan sampai ke tingkat desa yang tercantum dalam Permendes PDTT No. 19 tahun 2017. Wilayah ini menyimpan komoditi lokal yang kaya dengan zat gizi nabati dan hewani, seperti bahan pangan tempe dan kerang yang dapat dijadikan sebagai sumber pangan bergizi, namun pemanfaatannya belum maksimal dirasakan oleh masyarakat. Hal ini tidak sejalan dengan Peraturan Bupati No. 7 tahun 2022 yaitu penyediaan pangan sehat dan percepatan perbaikan gizi. Kabupaten Nagan Raya mengupayakan pencegahan stunting melalui pemberian Paket Makanan Tambahan (PMT) instan (pabrikan) secara gratis, namun program ini bersifat jangka pendek dan tidak menumbuhkan kemandirian masyarakat. Maka oleh karena itu urgensi penelitian ini adalah pemanfaatan komoditi lokal secara mandiri yang dibutuhkan oleh mitra sebagai pengguna (Dinas Kesehatan Kabupaten Nagan Raya) melalui inovasi produk berupa Katemterang (pengganti penyedap rasa) dan salah satu sumber pangan fungsional pada PMT untuk pencegahan dan penurunan stunting pada Balita dan penguatan pangan pada keluarga di Kecamatan Kuala. Tujuan penelitian ini untuk Sustainability Strategy kemandirian pangan keluarga melalui hilirisasi produk inovasi berbasis komoditi lokal menuju Zero Stunting di Kabupaten Nagan Raya , tujuan ini sangat mendukung dan sejalan dengan strategi dan kebijakan bidang pangan yang tercantum dalam rencana strategis penelitian Universitas Teuku Umar tahun 2024. Luaran penelitian adalah prototipe produk berbasis komoditi lokal berupa katemterang (kaldu tempe dan kerang) dan buku referensi, publikasi artikel pada jurnal international Bereputasi (Q3) (International Journal of Health Services, https://he01.tcithaijo.org/index.php/AIHD-MU) atau pubikasi di jurnal nasional terakreditasi peringkat 2 (Jurnal Aisyah : Jurnal Ilmu Kesehatan (https://aisyah.journalpress.id/index.php/jika) TKT dalam penelitian adalah 4
edit_page
Untuk membaca file lengkap dari naskah ini, Silahkan Login.