ANALISIS KETIMPANGAN PEMBANGUNAN REGIONAL DI PROVINSI ACEH

ENI MELIANA, NIM : 11C20101003 (2015) ANALISIS KETIMPANGAN PEMBANGUNAN REGIONAL DI PROVINSI ACEH. Skripsi thesis, UNIVERSITAS Teuku Umar Meulaboh.

[img]
Preview
Text
BAB I.pdf

Download (298kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB V.pdf

Download (91kB) | Preview
Official URL: http://utu.ac.id/

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisi seberapa besar ketimpangan pembangunan regional, Aglomerasi dan manganalisis seberapa besar pengaruh PDRB perkapita terhadap ketimpangan pembangunan regional di tiga (3) kawasan dalam Provinsi Aceh dalam kurun waktu 2000-2013. Untuk mengatahui seberapa besar tingkat ketimpangan, penulis menggunakan Indeks Williamson dan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh PDRB perkapita terhadap ketimpangan pembangunan regional, penulis menggunakan model regresi linier semi logaritma, koefesien korelasi (R), koefesien determinasi (R Square), uji t dan uji F dengan mengunakan Shazam versi 9,0. Berdasarkan estimasi diperoleh koefesien korelasi (R) Utara Timur sebesar 0,8032 Tengah Tenggara 0,6760 dan Barat Selatan 0,4045, sedangkan koefesien determinasi (R Square) Utara Timur sebesar 0,6452 Tengah Tenggara 0,4570 dan Barat Selatan 0,1636. Hal ini mengandung arti bahwa ketimpangan pembangunan regional kawasan Utara Timur 64,52 persen Tengah Tenggara 45,70 persen dan Barat Selatan 16,36 persen dipengaruhi oleh PDRB perkapita dan sisanya dijelaskan oleh veriabel lain diluar penelitian ini. Berdasarkan hasil penelitian dengan menggunakan uji t menunjukkan bahwa untuk variabel PDRB perkapita pada kawasan Utara Timur thitung > ttabel ( 4,671 > 1,7823), Tengah Tenggara thitung < t tabel (-3,178 < 1,7823), dan Barat Selatan thitung < ttabel (1,532 < 1,7823) yang artinya bahwa hanya pada kawasan Utara Timur variabel PDRB perkapita berpengaruh nyata terhadap variabel ketimpangan. Adapun pengujian hipotesis menggunakan uji F pada kawasan Utara Timur nilai Fhitung > Ftabel (20,009 > 4,75), Tengah Tenggara Fhitung > Ftabel (10,207 > 4,75), dan Barat Selatan Fhitung < Ftabel (2,000 < 4,75) mengandung arti pada kawasan Utara Timur dan Tengah Tenggara variabel PDRB perkapita berpengaruh nyata terhadap variabel ketimpangan, sedangkan pada kawasan Barat Selatan variabel PDRB perkapita tidak berpengaruh nyata terhadap ketimpangan

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: H Social Sciences > HC Economic History and Conditions
Divisions: Fakultas Ekonomi > Ekonomi Pembangunan
Depositing User: Teuku Hermilan
Date Deposited: 27 Sep 2017 13:16
Last Modified: 27 Sep 2017 13:16
URI: http://repository.utu.ac.id/id/eprint/829

Actions (login required)

View Item View Item