Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Pemberian Vitamin K Pada Bayi Baru Lahir Di Puskesmas Blang Keujeuren Kecamatan Labuhan Haji Barat Kabupaten Aceh Selatan

ROSMAWAR, NIM: 09C10104117 (2014) Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Pemberian Vitamin K Pada Bayi Baru Lahir Di Puskesmas Blang Keujeuren Kecamatan Labuhan Haji Barat Kabupaten Aceh Selatan. Skripsi thesis, Universitas Teuku Umar Meulaboh.

[img]
Preview
Text
BAB I_V.pdf

Download (371kB) | Preview
Official URL: http://utu.ac.id/

Abstract

Kasus kematian pada bayi yang disebabkan oleh devisiensi vitamin K sangat mengkhawatirkan. Maka dari itu, pemberian vitamin K pada bayi baru lahir dianggap penting sebagai tindakan pencegahan terhadap efek buruk dari yang ditimbulkan akibat kekurangan vitamin K. Hal ini tergambar dari data yang di input oleh Dinas Kesehatan Provinsi Aceh pada tahun 2012 bahwa dari 96.212 bayi yang lahir, hanya 42.621 atau 44.3% bayi yang mendapatkan injeksi vitamin K (Depkes RI, 2012). Begitu juga halnya pemberian vitamin K pada bayi yang baru lahir di Kabupaten Aceh Selatan juga masih rendah, berdasarkan data yang diperoleh dari Dinas Kesehatan Kabupaten Aceh Selatan bahwa pada Tahun 2012 terdapat 3.406 bayi yang lahir, dari jumlah tersebut hanya 5.8 atau 0.2 % bayi yang mendapatkan injeksi vitamin K. Jenis penelitian bersifat analitik dengan desain Crossectional. Lokasi penelitian dilakukan di Puskesmas Blang Keujeren Kecamatan Labuhan Haji Barat Kabupaten Aceh Selatan. Penelitian ini di laksanakan bulan September tahun 2013. Populasi dalam penelitian ini adalah semua bidan yang pernah menolong kelahiran berjumlah 30 orang, sedangkan sampelnya adalah 30 orang. Pengolahan data dilakukan secara komputerisasi. Hasil penelitian di peroleh tidak ada hubungan antara pengetahuan bidan dengan pelaksanan pemberian vitamin K pada bayi baru lahir (p value = 1,000> 0,05), tidak ada hubungan antara pendidikan bidan pemberian vitamin K pada bayi baru lahir (p value = 1,000 > 0,05), tidak ada hubungan antara pelatihan dengan pelaksanaan bidan dengan pelaksanan pemberian vitamin K pada bayi (p value = 0,743 > 0,05), ada hubungan antara sikap bidan dengan pelaksanan pemberian vitamin K pada bayi (p value = 0,003 > 0,05). Tidak ada hubungan antara fasiitas dengan pemberian Vitamin K pada bayi baru lahir . Diharapkan bagi institusi yang terkait masalah pemberian injeksi vitamin K pada bayi baru lahir agar dapat bekerjasama dengan instansi terkait seperti puskesmas untuk melaksanakan pemberian injeksi vitamin K pada bayi baru lahir

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: R Medicine > RA Public aspects of medicine
Divisions: Fakultas Kesehatan Masyarakat > Ilmu Kesehatan Masyarakat
Depositing User: Teuku Hermilan
Date Deposited: 23 Sep 2017 15:51
Last Modified: 23 Sep 2017 15:51
URI: http://repository.utu.ac.id/id/eprint/661

Actions (login required)

View Item View Item