Hubungan Karakteristik dan Pengetahuan Masyarakat Terhadap Penyakit Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA) di UPTD Puskesmas Drien Rampak Kecamatan Arongan Lambalek Kabupaten Aceh Barat Tahun 2014

NOVI ASNAWITA, NIM : 09C10104057 (2014) Hubungan Karakteristik dan Pengetahuan Masyarakat Terhadap Penyakit Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA) di UPTD Puskesmas Drien Rampak Kecamatan Arongan Lambalek Kabupaten Aceh Barat Tahun 2014. Skripsi thesis, Universitas Teuku Umar Meulaboh.

[img]
Preview
Text
BAB I_V.pdf

Download (801kB) | Preview
Official URL: http://utu.ac.id/

Abstract

Penyakit Infeksi Saluran Pernapasan Atas (ISPA) adalah, infeksi yang menyerang saluran pernafasan atas yang disebabkan oleh bakteri dan virus serta akibat adanya penurunan kekebalan tubuh penderita akibat populasi udara yang di hirup. Faktor yang perlu di perhatikan dengan kejadian penyakit ISPA adalah umur, pendidikan, pekerjaan, dan pengetahuan tentang kejadian ISPA. Penyakit-penyakit yang ditularkan oleh udara di Puskesmas Drien Rampak Kecamatan Arongan Lambalek tahun 2012 yaitu ISPA berjumlah 532 (96,2%) orang, Pneumonia berjumlah 12 (2,2%) orang, TBC berjumlah 9 (1,6%) orang Penelitian ini bersifat deskriptif analitik, dengan populasi sebanyak 532 orang dan sampel 84 orang yang menderita ISPA dan pernah berkunjung ke Puskesmas. Sampel di ambil dari populasi dengan penggunaan teknik simpel random sampling. Lokasi penelitian ini di lakukan di UPTD Puskesmas Drien Rampak di Kecamatan Arongan Lambalek Kabupaten Aceh Barat. Analisis data dengan menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian membuktikan bahwa responden yang paling banyak menderita penyakit Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA) baik Pneumonia maupun bukan Pneumonia adalah responden dengan umur yang muda sebesar 57 (68 %), pendidikan rendah sebesar 53 (63 %), dengan responden yang bekerja 57 (68 %), dan dengan pengetahuan kurang baik sebesar 66 (79 %). Kesimpulan bahwa dari 84 responden yang pernah berkunjung ke Puskesmas didapat di dapat 56 responden yang Pneumonia dan 28 responden yang bukan Pneumonia. Dari hasil penelitian di dapat bahwa umur memiliki hubungan dengan kejadian ISPA didapat p value 0,010 < α = 0,05, pendidikan memiliki hubungan dengan kejadian ISPA didapat p value 0,032 < α = 0,05, pekerjaan memiliki hubungan dengan kejadian ISPA didapat p value 0,043 < α = 0,05, pengetahuan memiliki hubungan dengan kejadian ISPA didapat p value 0,048 < α = 0,05. Diperlukan upaya penyuluhan terhadap masyarakat untuk menghindari terjadinya penyakit ISPA serta pentingnya meningkatkan derajat kesehatan masyarakat

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: R Medicine > RA Public aspects of medicine
Divisions: Fakultas Kesehatan Masyarakat > Ilmu Kesehatan Masyarakat
Depositing User: Teuku Hermilan
Date Deposited: 23 Sep 2017 15:23
Last Modified: 23 Sep 2017 15:23
URI: http://repository.utu.ac.id/id/eprint/652

Actions (login required)

View Item View Item