KARAKTERISTIK MIKROBIOLOGIS BAKSO SAPI YANG DIAWETKAN DENGAN SUBSTRAT ANTIMIKROBA Lactobacillus plantarum 1A5 PADA PENYIMPANAN SUHU RUANG PADA PENGUSAHA BAKSO POJOK MEULABOH

INTAN BAIHAQQI, NIM: 09C10104066 (2014) KARAKTERISTIK MIKROBIOLOGIS BAKSO SAPI YANG DIAWETKAN DENGAN SUBSTRAT ANTIMIKROBA Lactobacillus plantarum 1A5 PADA PENYIMPANAN SUHU RUANG PADA PENGUSAHA BAKSO POJOK MEULABOH. Skripsi thesis, Universitas Teuku Umar Meulaboh.

[img]
Preview
Text
BAB I_V.pdf

Download (171kB) | Preview
Official URL: http://utu.ac.id/

Abstract

Daging merupakan pangan sumber protein hewani yang memiliki kandungan nutrisi lengkap terutama komposisi proteinnya. Diversifikasi dari produk daging salah satunya adalah dengan dibuat bakso. Daging memiliki karakteristik mudah rusak (perishable). Salah satu cara yang biasa digunakan oleh produsen bakso untuk memperpanjang umur simpan adalah dengan penambahan bahan pengawet berbahaya untuk kesehatan seperti formalin dan boraks. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian substrat antimikroba yang diisolasi dari Lactobacillus plantarum 1A5 sebagai pengawet alami pada bakso daging sapi yang disimpan pada suhu ruang. Penelitian dilaksanakan pada tanggal 18 Juni s/d 20 Agustus 2013 pada Usaha Bakso Pojok Meulaboh dan Badan Pengawas Obat dan Makanan di Banda Aceh. Penelitian ini dilakukan dalam dua tahap. Tahap pertama adalah penyaringan kultur Lactobacillus plantarum 1A5 umur 15 jam untuk mendapatkan Supernatan Bebas Sel. Tahap kedua yaitu pengawetan bakso dengan substrat antimikroba yang direndam selama 30 menit dan disimpan pada suhu ruang selama 0, 6 dan 12 jam. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui aktivitas antimikroba yang direndam pada lama simpan yang berbeda yang disimpan pada suhu ruang terhadap kontaminasi bakteri S. aureus, E. coli, Salmonella spp. Faktor pertama adalah penggunaan substrat antimikroba pada konsentrasi 0 dan 100 %. Faktor kedua adalah penyimpanan pada jam ke 0, 6 dan 12. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas mikrobiologi daging sapi segar (H0) sebagai sampel penelitian yang berasal dari Usaha Bakso Pojok Meulaboh tidak didapatkan cemaran mikroba yang telah ditetapkan dalam SNI 01-3818-1995 , yaitu S. aureus Negatif/g, E. coli Negatif/g dan negatif/25g untuk Salmonella spp. Substrat antimikroba dapat menghambat pertumbuhan S. aureus dan E.coli bakso daging sapi sampai 12 jam pada penyimpanan suhu ruang. Serta mampu mencegah kontaminasi silang Salmonella spp pada bakso sapi selama penyimpanan suhu ruang.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: R Medicine > RA Public aspects of medicine
Divisions: Fakultas Kesehatan Masyarakat > Ilmu Kesehatan Masyarakat
Depositing User: Teuku Hermilan
Date Deposited: 23 Sep 2017 10:56
Last Modified: 23 Sep 2017 10:56
URI: http://repository.utu.ac.id/id/eprint/638

Actions (login required)

View Item View Item