HUBUNGAN KARAKTERISTIK IBU NIFAS TERHADAP MASTITIS DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS COT SEUMEURENG KECAMATAN SAMATIGA KABUPATEN ACEH BARAT

HUSNUN KHATIMAH, NIM 09C10104050 (2014) HUBUNGAN KARAKTERISTIK IBU NIFAS TERHADAP MASTITIS DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS COT SEUMEURENG KECAMATAN SAMATIGA KABUPATEN ACEH BARAT. Skripsi thesis, Universitas Teuku Umar Meulaboh.

[img]
Preview
Text
BAB I_V.pdf

Download (1MB) | Preview
Official URL: http://utu.ac.id/

Abstract

Mastitis adalah infeksi yang disebabkan oleh bakteri dan biasanya mengenai payudara, umumnya, gangguan ini di alami oleh ibu-ibu yang menyusui, biasanya muncul antara minggu kedua sampai ke enam setelah persalinan, namun masalah ini juga dapat muncul lebih awal dari waktu tersebut, atau lebih lama lagi. Berdasarkan data sekunder yang peneliti peroleh jumlah ibu nifas dalam rentang bulan Januari sampai Desember 2012 mencapai 414 orang, dengan gejala peradangan payudara (mastitis) ialah mencapai sekitar 13 orang, dan dari bulan Januari sampai Desember 2013 ibu nifas mencapai 324 orang dan pada bulan Januari-April 2014 terdapat 94 ibu nifas, Penyebab terjadinya mastitis di tempat penelitian karena kurangnya perawatan pada payudara si ibu, ini terbukti dari hasil observasi dan wawancara penulis dengan beberapa ibu yang berada di puskesmas Cot Seumeureng. Penelitian mulai dilakukan pada tanggal 5 – 10 Mai 2014 penelitian ini bersifat analitik dengan desain cross-sectional, tujuan penelitian adalah untuk mengetahui Hubungan Karakteristik Ibu Nifas Terhadap Mastitis Di Wilayah Kerja Puskesmas Cot Seumeureng Kecamatan Samatiga Kabupaten Aceh Barat, populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu nifas yang berjumlah 94 orang, dan pengambilan sampel dalam penelitian berjumlah 48 orang, pengumpula data dengan menggunakan kuesioner dianalisa data dilakukan dengan menganalisis univariat dan analisis bivariat, uji yang digunakan dalam penelitian ini dengan menggunakan uji chi-square dengan tingkat kepercayaan 95%. Hasil penelitian diperoleh, Umur ibu tidak mempunyai hubungan yang signifikan terhadap Mastitis dengan nilai p value =1.000 > dari α (0.05). Pendidikan ibu mempunyai hubungan yang signifikan terhadap Mastitis dengan nilai p value =0.034 < dari α (0.05). Pekerjaan ibu mempunyai hubungan yang signifikan terhadap Mastitis dengan nilai p value=0.011 < dari α (0.05). Pengetahuan ibu mempunyai hubungan yang signifikan terhadap Mastitis dengan nilai p value =0.005< dari α (0.05). Sosial Budaya ibu mempunyai hubungan yang signifikan terhadap Mastitis dengan nilai p value =0.022 < dari α (0.05). Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan secara keseluruhan dalam penelitian ini ibu nifas perlu di tingkatkan pengetahuan, pendidikan, sosial budaya secara keseluruhan dalam mengatasi masalah penyakit mastitis sehingga bermanfaat bagi Praktisi, Kalangan Fakultas, dan bagi Penelitian selanjutnya, sehingga target pemerintah menjadi Indonesia sehat tercapai

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: R Medicine > RA Public aspects of medicine
Divisions: Fakultas Kesehatan Masyarakat > Ilmu Kesehatan Masyarakat
Depositing User: Teuku Hermilan
Date Deposited: 23 Sep 2017 10:53
Last Modified: 23 Sep 2017 10:53
URI: http://repository.utu.ac.id/id/eprint/637

Actions (login required)

View Item View Item