ANALISIS RANTAI PEMASARAN DAN BESAR MARJIN PEMASARAN IKAN ASIN PADA TIAP PELAKU PEMASARAN DI DESA PADANG RUBEK KECAMATAN KUALA PESISIR KABUPATEN NAGAN RAYA

HASAN BASRI, NIM : 09C10404023 (2014) ANALISIS RANTAI PEMASARAN DAN BESAR MARJIN PEMASARAN IKAN ASIN PADA TIAP PELAKU PEMASARAN DI DESA PADANG RUBEK KECAMATAN KUALA PESISIR KABUPATEN NAGAN RAYA. Skripsi thesis, Universitas Teuku Umar Meulaboh.

[img]
Preview
Text
I-V.pdf

Download (1MB) | Preview
Official URL: http://utu.ac.id/

Abstract

ABSTRAK Sumberdaya kelautan dan perikanan merupakan salah satu potensi unggulan dalam konteks pembangunan ekonomi. Dengan mencermati beragamnya sumberdaya, pembangunan kelautan dan perikanan Indonesia mempunyai potensi besar dan melibatkan banyak pihak. Penelitian dilaksanakan pada bulan Juni s/d November 2013 dan berlokasi di Desa Padang Rubek Kecamatan Kuala Pesisir Kabupaten Nagan Raya Teknik pengambilan sampel dilakukan secara sengaja (Purposive Sampling) yaitu pada setiap pelaku pemasaran yang terlibat yakni : nelayan/pengolah ikan asin, pedagang pengumpul, pedagang pengumpul tingkat kecamatan, pedagang grosir ikan asin dan pedagang pengecer. Pengambilan sampel 50 % dari jumlah populasi 22 orang yaitu 11 orang. Rantai pemasaran ikan asin di Desa Padang Rubek Kecamatan Kuala Pesisir Kabupaten Nagan Raya terdiri dari tiga tipe rantai pemasaran. Semakin pendek rantai pemasaran, maka akan semakin besar keuntungan yang didapatkan oleh suatu lembaga, begitu juga sebaliknya. Pada saluran pemasaran I besaran margin share adalah Rp.49.000/kg. Pada tingkat pedagang pengumpul desa Rp 5.000,-/kg. Pada tingkat pedagang pengumpul Kecamatan Rp 7.000,-/kg. Pada tingkat pedagang grosir Rp 8.000,-/kg dan pada tingkat pedagang pengecer Rp 10.000,-/kg. Sedangkan bagian diterima pengolah ikan asin (fisherman’s share) sebesar 68,42 persen. Pada saluran pemasaran II besaran margin share pengolahan ikan asin sebesar Rp 49.000,-/kg. Pada tingkat pedagang pengumpul desa Rp 5.000,-/kg. Pada tingkat pedagang grosir Rp 15.000,-/kg. Sedangkan bagian diterima pengolah ikan asin (fisherman’s share) sebesar 76,47 persen. Pada saluran pemasaran III besaran margin share pengolahan ikan asin sebesar Rp 49.000,-/kg. Pada tingkat pedagang pengumpul desa Rp 5.000,-/kg. Pada tingkat pedagang pengecer Rp 25.000,-/kg. Sedangkan bagian diterima pengolah ikan asin (fisherman’s share) sebesar 68,42 persen.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: S Agriculture > S Agriculture (General)
Divisions: Fakultas Pertanian > Agribisnis
Depositing User: Teuku Fajri El Caramoy
Date Deposited: 22 Sep 2017 09:40
Last Modified: 22 Sep 2017 09:40
URI: http://repository.utu.ac.id/id/eprint/524

Actions (login required)

View Item View Item