PENGARUH PEMBERIAN LARUTAN DAUN KETAPANG (Terminalia catappa) LARUTAN DAUN JAMBU BIJI (Psidium guajava L) LARUTAN DAUN SIRIH (Piper betle L) TERHADAP DAYA TETAS TELUR IKAN MAS (Crypinus carpio L)

HENDRIMAN, NIM : 09C10432043 (2014) PENGARUH PEMBERIAN LARUTAN DAUN KETAPANG (Terminalia catappa) LARUTAN DAUN JAMBU BIJI (Psidium guajava L) LARUTAN DAUN SIRIH (Piper betle L) TERHADAP DAYA TETAS TELUR IKAN MAS (Crypinus carpio L). Skripsi thesis, Universitas Teuku Umar Meulaboh.

[img]
Preview
Text
I-V.pdf

Download (1MB) | Preview
Official URL: http://utu.ac.id/

Abstract

ABSTRAK Efisiensi merupakan salah satu parameter kinerja yang secara teoritis merupakan salah satu kinerja yang mendasari seluruh kinerja sebuah organisasi. Efisiensi dalam dunia perbankan adalah salah satu parameter kinerja yang sangat populer, banyak digunakan karena merupakan jawaban atas kesulitan-kesulitan dalam menghitung ukuran-ukuran kinerja perbankan. Dalam penelitian ini metode yang digunakan adalah Data Envelopment Analysis (DEA), yaitu sebuah prosedur yang dirancang khusus untuk mengukur efisensi relatif suatu unit yang menggunakan variabel input dan output. Adapaun data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer yang berasal dari kantor unit Bank BRI Cabang Meulaboh yaitu kantor unit Cut Nyak Dhien, kantor unit Johan Pahlawan dan kantor unit Teuku Umar berupa laporan keuangan tahunan selama dua tahun (2011 dan 2012). Untuk variabel penelitian dibagi menjadi dua yaitu variabel input yang terdiri dari jumlah pegawai, jumlah simpanan, jumlah nasabah dan jumlah biaya operasional (BOP) sedangkan variabel output adalah jumlah kredit yang diberikan dan jumlah income (pendapatan). Dengan menggunakan metode DEA ini dapat diketahui bahwa efisiensi relatif dari ketiga kantor unit Bank BRI Cabang Meulaboh, untuk tahun 2011 kantor unit Cut Nyak Dhien, kantor unit Johan Pahlawan dan kantor unit Teuku Umar memperoleh nilai efisien relatif =1 yang berarti efisien. Sedangkan pada tahun 2012 untuk kantor unit Cut Nyak Dhien dan kantor unit Teuku Umar memperoleh nilai efisiensi relatif =1 Sedangkan untuk kantor unit Johan Pahlawan memperoleh nilai efisiensi relatif = 0,81 yang berarti kurang efisien. Agar mencapai tingkat efisiensi relatif=1, maka kantor unit Johan Pahlawan harus meningkatkan jumlah variabel output sebesar 41.18%. dimana peningkatan variabel output kantor unit Johan Pahlawan untuk jumlah kredit yang diberikan adalah sebesar Rp. 910.515.743 dan untuk income (pendapatan) sebesar Rp. 2.738.029.201.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: V Naval Science > VM Naval architecture. Shipbuilding. Marine engineering
Divisions: Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan
Depositing User: Teuku Fajri El Caramoy
Date Deposited: 22 Sep 2017 09:40
Last Modified: 22 Sep 2017 09:40
URI: http://repository.utu.ac.id/id/eprint/519

Actions (login required)

View Item View Item