FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN STATUS GIZI BALITA USIA 1-5 TAHUN DI PUSKESMAS SANGKALAN KECAMATAN SUSOH KABUPATEN ACEH BARAT DAYA

EFI HANDAYANI, NIM : 08C10104150 (2013) FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN STATUS GIZI BALITA USIA 1-5 TAHUN DI PUSKESMAS SANGKALAN KECAMATAN SUSOH KABUPATEN ACEH BARAT DAYA. Skripsi thesis, Universitas Teuku Umar Meulaboh.

[img]
Preview
Text
BAB I_V.pdf

Download (1MB) | Preview
Official URL: http://utu.ac.id/

Abstract

Pada masa balita, anak sedang mengalami proses pertumbuhan yang sangat pesat sehingga memerlukan zat-zat makanana yang relatif lebih banyak dengan kualitas yang lebih tinggi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan status gizi balita usia 1-5 yang meliputi pengetahuan ibu, Jumlah anggota keluarga dan pendapatan orang tua. Penelitian ini merupakan penelitian yang bersifat analitik dengan desain cross sectional dengan teknik pengambilan sampel total sampling yang berjumlah 65 Ibu dan balita yang berkunjung ke puskesmas sangkalan. Pengumpulan data dilakukan pada bulan April 2013 dengan mengunakan kuesioner. Pengujian hipotesa dilakukan dengan menggunakan metode analisa statistik chi-square test dengan α (0,05). Keputusan statistik diambil berdasarkan p-value, Bila p-value ≤ 0,05 maka Ho ditolak. Hasil pene litian didapatkan tidak ada hubungan antara pengetahuan Ibu dengan status gizi balita usia 1-5 tahun (p-value = 0,487 > α = 0,05), tidak ada hubungan antara jumlah anggota keluarga dengan status gizi balita (p-value = 0,149 > α = 0,05) dan Ada hubungan antara pendapatan orang tua dengan status gizi balita (p-value = 0,035 < α = 0,05). Bagi instansi pemerintah terkait, terutama pemerintah daerah dan dinas kesehatan Propinsi Aceh perlu pemantauan keadaan status gizi balita, dan agar dapat menggerakkan Puskesmas Sangkalan Kecamatan Susoh Kabupaten Aceh Barat Daya dalam melakukan penyuluhan tentang Keluarga Sadar Gizi (Kadarzi). Kepada Puskesmas Sangkalan perlu melakukan pemantauan status gizi pada balita secara berkala oleh Sub bagian gizi sehigga keadaan status gizi dapat diketahui dan segera dilakukan penanggulangan apabila terjadi penurunan status gizi, serta diharapkan bagi pemerintah daerah setempat untuk lebih meningkatkan kemakmuran rakyatnya terlebih pada penduduk yang bermata pencaharian masyarakat yang rendah, sebab pada umumnya masyarakat yang berada pada ekonomi menengah kebawah dengan tingkat pengetahuan tentang gizi yang sangat minim sangat berpengaruh terhadap status gizi balita

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: R Medicine > RA Public aspects of medicine
Divisions: Fakultas Kesehatan Masyarakat > Ilmu Kesehatan Masyarakat
Depositing User: Teuku Hermilan
Date Deposited: 21 Sep 2017 06:42
Last Modified: 21 Sep 2017 06:42
URI: http://repository.utu.ac.id/id/eprint/417

Actions (login required)

View Item View Item