Pengaruh Dosis Pupuk Kandang dan Dolomit Terhadap Pertumbuhan dan Produksi Tanaman Kacang Tanah (Arachis hypogaea L.)

IRMA YULIANA, NIM : 07C10407072 (2013) Pengaruh Dosis Pupuk Kandang dan Dolomit Terhadap Pertumbuhan dan Produksi Tanaman Kacang Tanah (Arachis hypogaea L.). Skripsi thesis, Universitas Teuku Umar Meulaboh.

[img]
Preview
Text
BAB I_V.pdf

Download (216kB) | Preview
Official URL: http://utu.ac.id/

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dosis pupuk kandang dan dolomit yang tepat terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman kacang tanah yang optimal, serta nyata tidaknya interaksi kedua faktor tersebut. Penelitian ini dilaksanakan di Pusat Pelatihan Pertanian Pedesaan Swadaya (P4S) Lembah Sabil di Desa Peunaga Cut Ujong Kecamatan Meureubo Kabupaten Aceh Barat. Penelitian dimulai dari tanggal 01 Mei sampai dengan 24 Agustus 2012. Bahan-bahan yang digunakan dalam penelitian ini adalah benih kacang tanah varietas Kelinci, pupuk kandang, kapur dolomit, Urea, SP-36, KCl dan Decis 25 Ec. Alat-alat yang digunakan dalam penelitian ini berupa cangkul, garu, parang, hand spayer, meteran, ember, timbangan, pamplet nama, tali, alat tulis dan lain-lain. Rancangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) pola faktorial. Faktor pertama adalah dosis pupuk kandang yang terdiri atas 0.72, 1.44 dan 2.16 kg plot-1. Faktor kedua adalah dosis dolamit yang terdiri atas 0, 0.144, 0.288 dan 0,360 kg plot-1. Pengamatan yang dilakukan dalam penelitian ini adalah tinggi tanaman umur 15, 30 dan 45 HST, jumlah genofor gagal, persentase polong bernas dan hampa, berat 1000 biji kering, berat biji kering per plot netto dan produksi per hektar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dosis pupuk kandang berpengaruh tidak nyata terhadap tinggi tanaman 15, 30 dan 45 HST, persentase polong bernas, persentase polong hampa, jumlah gefenofor gagal, berat 1000 biji kering, berat biji kering perplot dan produksi per hektar. Pertumbuhan dan produksi tanaman kacang tanah terbaik dijumpai pada dosis pupuk kandang 0,72 kg plot-1. Dosis dolomit berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman umur 30 dan 45 HST,namun berpengaruh tidak nyata terhadap tinggi tanaman 15, HST, persentase polong bernas, persentase polong hampa, jumlah genofor gagal, berat 1000 biji kering, berat biji kering perplot dan produksi per hektar. Pertumbuhan dan produksi tanaman kacang tanah terbaik dijumpai pada dosis dolomit 0,288 kg plot-1. Terdapat interaksi yang nyata antara dosis pupuk kandang dan dolomit terhadap persentase polong bernas dan persentase polong hampa

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: S Agriculture > S Agriculture (General)
Divisions: Fakultas Pertanian > Agroteknologi
Depositing User: Teuku Hermilan
Date Deposited: 19 Sep 2017 13:21
Last Modified: 19 Sep 2017 14:26
URI: http://repository.utu.ac.id/id/eprint/318

Actions (login required)

View Item View Item