FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PEMANFAATAN ASKES OLEH PEGAWAI NEGERI SIPIL YANG MENDAPATKAN PELAYANAN RAWAT JALAN DI BADAN LAYANAN UMUM NAGAN RAYA

RINI MASLINDA, NIM : 07C10104144 (2013) FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PEMANFAATAN ASKES OLEH PEGAWAI NEGERI SIPIL YANG MENDAPATKAN PELAYANAN RAWAT JALAN DI BADAN LAYANAN UMUM NAGAN RAYA. Skripsi thesis, Universitas Teuku Umar Meulaboh.

[img]
Preview
Text
BAB I_V.pdf

Download (6MB) | Preview
Official URL: http://utu.ac.id/

Abstract

Kesehatan yang baik adalah dambaan semua orang, harapan pemerintah dengan adanya Askes dapat memberikan kenyamanan bagi PNS terkait dengan jaminan kesehatan bagi dirinya sendiri dan keluarganya, banyak faktor yang menyebabkan masih rendahnya pemanfaatan asuransi kesehatan oleh masyarakat, diantara tersebut yang paling menonjol adalah pemahaman tentang asuransi, yang menyebabkan masyarakat kecewa dengan mutu pelayanan Askes sehingga kurang memanfaatkan mekanisme pembiayaan melalui sistem ini ketika menderita sakit, disamping itu juga birokrasi dalam pelayanan yang cukup merepotkan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan pemanfaatan Askes oleh pegawai negeri sipil yang mendapatkan pelayanan rawat jalan di Badan Layanan Umum Daerah Nagan Raya. Penelitian ini bersifat analitik dengan desain cross sectional. Sampel dalam penelitian ini adalah 98 pasien peserta askes yang yang mendapatkan pelayanan rawat jalan di Badan Layanan Umum Daerah Nagan Raya. Uji statistik menggunakan chi-square dengan aplikasi program komputerisasi. Hasil penelitian diketahui bahwa dari 79 pengetahuan pasien yang baik 65,8% sering memanfaatkan askes sedangkan dari 19 pengetahuan yang kurang baik 78,9% tidak sering memanfaatkan askes, dari 61 motivasi pasien yang tinggi 70,5% sering memanfaatkan askes sedangkan dari 37 motivasi yang rendah 64,9% tidak sering memanfaatkan askes, dari 50 Mutu Pelayanan Askes pasien yang baik 72,0% sering memanfaatkan askes sedangkan dari 48 Mutu Pelayanan Askes yang kurang baik 58,3% tidak sering memanfaatkan askes, dari 32 Ketersedian Obat pasien yang cukup 75% sering memanfaatkan askes sedangkan dari 66 Ketersedian Obat yang kurang cukup 51,5% tidak sering memanfaatkan askes. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan semua variabel independen (pengetahuan, motivasi, mutu pelayanan askes dan ketersedian obat) mempunyai hubungan dengan pemanfataan askes oleh PNS dimana p value < α (0,05). Kepada Direktur Badan Layanan Umum Daerah Daerah Nagan Raya agar dapat lebih megembangan dan perbaikan sistem Askes di Rumah Sakit. Kepada Peserta Askes agar lebih meningkatkan lagi penggunaannya serta meningkatkan pengetahuannya mengenai Askes agar memanfaatannya tidak salah

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: R Medicine > RA Public aspects of medicine
Divisions: Fakultas Kesehatan Masyarakat > Ilmu Kesehatan Masyarakat
Depositing User: Teuku Hermilan
Date Deposited: 17 Sep 2017 09:20
Last Modified: 17 Sep 2017 09:20
URI: http://repository.utu.ac.id/id/eprint/242

Actions (login required)

View Item View Item