FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEPATUHAN MINUM OBAT PAKET TBC PADA PENDERITA TBC DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS UTEUN PULO KECAMATAN SEUNAGAN TIMUR KABUPATEN NAGAN RAYA

Heriadi, NIM : 07C10104063 (2013) FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEPATUHAN MINUM OBAT PAKET TBC PADA PENDERITA TBC DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS UTEUN PULO KECAMATAN SEUNAGAN TIMUR KABUPATEN NAGAN RAYA. Skripsi thesis, Universitas Teuku Umar Meulaboh.

[img]
Preview
Text
BAB I_V.pdf

Download (439kB) | Preview
Official URL: http://utu.ac.id/

Abstract

Pengobatan Tuberculosis Paru (TB Paru) membutuhkan waktu panjang (sampai 6 atau 8 bulan) untuk mencapai penyembuhan dan dengan panduan (kombinasi) beberapa macam obat, sehingga tidak jarang pasien berhenti minum obat sebelum masa pengobatan selesai yang berakibat pada kegagalan dalam pengobatan TB Paru. Kegagalan penderita TB Paru dalam pengobatan TB Paru dapat diakibatkan oleh banyak faktor, seperti obat, penyakit dan penderitanya sendiri. Faktor obat terdiri dari panduan obat yang tidak adekuat, dosis obat yang tidak cukup, tidak teratur minum obat, jangka waktu pengobatan yang kurang dari semestinya, dan terjadinya resistensi obat. Faktor penyakit biasanya disebabkan oleh lesi yang terlalu luas, adanya penyakit lain yang mengikuti, adanya gangguan imonologis, faktor terakhir adalah masalah penderita sendiri, seperti kurangnya pengetahuan mengenai TB Paru, kekurangan biaya, malas berobat, dan merasa sudah sembuh. Penelitian ini bertujuan untuk melihat bagaimana hubungan antara pengetahuan, sikap, fasilitas kesehatan dan pengawas minum obat dengan kepatuhan minum obat paket pada penderita TBC di wilayah kerja Puskesmas Uteun Pulo dengan sampel 36 orang. Jenis penelitian yang dilakukan yaitu analitik dengan pendekatan cross sectional. Penelitian ini di laksanakan sejak tanggal 06 sampai dengan 16 September tahun 2013. Pengolahan data dilakukan secara SPSS dengan menggunakan rumus chi-square. Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan yang bermakna antara pengetahuan dengan kepatuhan minum obat paket pada penderita TBC dengan p value (0,009), ada hubungan yang bermakna antara sikap dengan kepatuhan minum obat paket pada penderita TBC dengan p value (0,229), ada hubungan yang bermakna antara fasilitas kesehatan dengan kepatuhan minum obat paket pada penderita TBC dengan p value (0,024) ada hubungan yang bermakna antara pengawas minum obat dengan kepatuhan minum obat paket pada penderita TBC dengan p value (0,009). Harapan penulis agar penelitian ini dapat menjadi masukan bagi penulis, petugas kesehatan dan masyarakat.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Pengawas Minum Obat, Kepatuhan, Obat Paket TBC
Subjects: R Medicine > RA Public aspects of medicine
Divisions: Fakultas Kesehatan Masyarakat > Ilmu Kesehatan Masyarakat
Depositing User: Teuku Hermilan
Date Deposited: 17 Sep 2017 07:37
Last Modified: 17 Sep 2017 07:37
URI: http://repository.utu.ac.id/id/eprint/224

Actions (login required)

View Item View Item