SALURAN DAN MARJIN PEMASARAN TELUR ITIK ASIN PADA INDUSTRI RUMAH TANGGA (Studi Kasus Industri Rumah Tangga Teuku Irdani di Desa Lueng Baroe Kecamatan Suka Makmu Kabupaten Nagan Raya

BUKHARI, 07C10404016 (2015) SALURAN DAN MARJIN PEMASARAN TELUR ITIK ASIN PADA INDUSTRI RUMAH TANGGA (Studi Kasus Industri Rumah Tangga Teuku Irdani di Desa Lueng Baroe Kecamatan Suka Makmu Kabupaten Nagan Raya. Skripsi thesis, Universitas Teuku Umar Meulaboh.

[img]
Preview
Text
BAB I.pdf

Download (295kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB V.pdf

Download (106kB) | Preview
Official URL: http://utu.ac.id

Abstract

Saluran dan Margin Pemasaran Telur Itik Asin Pada Industri Rumah Tangga (Studi Kasus Industri Rumah Tangga Teuku Irdani di Desa Lueng Baroe Kecamatan Suka Makmu Kabupaten Nagan Raya). Dibawah bimbingan bapak Agustiar dan Ibu Khori Suci Maifianti. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui saluran dan marjin pemasaran telur itik asin pada Industri Rumah Tangga di Desa Lueng Baro Kecamatan Suka Makmu Kabupaten Nagan Raya. Sampel pada penelitian ini adalah 1 produsen, 2 pedagang besar, 2 pengecer dari pedagang besar dan 17 pengecer langsung dari industri rumah tangga Teuku Irdani. Teknik penentuan sampel yang digunakan adalah sampling jenuh dimana semua saluran digunakan sebagai sampel. Dari pengolahan data hasil penelitian diperoleh beberapa sistem saluran pemasaran yang terdapat di Desa Lueng Baro yaitu saluran pemasaran pertama Produsen ke konsumen, kemudian saluran pemasaran dua produsen ke pedagang besar dan dari pedagang besar ke pengecer kemudian baru ke konsumen, selanjutnya saluran pemasaran tiga Produsen ke pengecer baru kemudian ke konsumen. Hasil perhitungan margin pemasaran untuk setiap lembaga pemasaran berbeda satu dengan yang lainnya. Margin yang diperoleh oleh produsen sebesar Rp. 90.000.- /30 Butir, pedagang besar Rp. 9.000.-/30 Butir, dan margin pengecer sebesar Rp. 12.000.-/30 Butir. Sedangkan share margin pada saluran pemasaran 1 produsen sebesar 100%, untuk share margin pada saluran 2 produsen sebesar 76,67%, pedagang besar sebesar 10%, dan pengecer sebesar 13,33%. Pada saluran pemasaran 3 produsen sebesar 86,67%, dan pengecer sebesar 13,33%. Hal ini berarti bagian yang diterima produsen >50%, maka pemasaran dikatakan efisien. Dari hasil penelitian ini maka dapat disimpulkan bahwa margin dan saluran pemasaran yang paling besar mendapatkan keuntungan adalah saluran pemasaran 1 yaitu produsen yang menjual langsung ke konsumen.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: S Agriculture > S Agriculture (General)
Divisions: Fakultas Pertanian > Agribisnis
Depositing User: Zulfikri., S.IP., ALC
Date Deposited: 30 Sep 2017 09:15
Last Modified: 30 Sep 2017 09:15
URI: http://repository.utu.ac.id/id/eprint/1114

Actions (login required)

View Item View Item