STRATEGI PEMASARAN BAKSO DAGING PADA UD. ARAFAH DI BLANG PULO KECAMATAN JOHAN PAHLAWAN KABUPATEN ACEH BARAT

CUT NURUL ILHAMI, NIM. 10C10404019 (2015) STRATEGI PEMASARAN BAKSO DAGING PADA UD. ARAFAH DI BLANG PULO KECAMATAN JOHAN PAHLAWAN KABUPATEN ACEH BARAT. Skripsi thesis, Universitas Teuku Umar Meulaboh.

[img]
Preview
Text
I-V.pdf
Available under License Creative Commons Attribution.

Download (1MB) | Preview
Official URL: http://utu.ac.id

Abstract

Usaha pengolahan bakso daging merupakan pemanfaatan produk pertanian yang mengolah hasil daging dari peternakan menjadi produk bakso yang bernilai lebih tinggi serta meningkat pula kemanfaatannya. Bakso adalah campuran homogen daging, tepung pati dan bumbu yang telah mengalami proses ekstrusi dan pemasakan. Dalam merumuskan strategi pemasaran (UD. Arafah) maka perlu mengidentifikasi berbagai faktor secara sistematis yang dapat memaksimalkan kekuatan dan peluang, namun secara bersamaan dapat meminimalkan kelemahan dan ancaman. Penelitian ini dilaksanakan pada 02 Juli s/d September 2014 yang bertempat di tempat pengolahan bakso daging, yaitu UD. Arafah di Jalan Blang Pulo Kecamatan Johan Pahlawan Kabupaten Aceh Barat.Sampel atau responden dalam penelitian ini adalah informan kunci (keys informan) yang merupakan subyek yang telah cukup lama dan intensif menyatu dengan kegiatan yang menjadi informasi yang berjumlah 8 orang. Data yang digunakan terdiri dari data primer dan sekunder. Pengolahan dan analisis data dilakukan secara kualitatif dan kuantitatif. Analisis dalam penelitian meliputi analisis internal dan eksternal, dilanjutkan dengan analisis Strengths,Weaknesess, Opportunities, Threats (SWOT). Hasil penelitian mengenai pemasaran bakso daging di UD. Arafah, yang bahwa analisis terhadap faktor internal dalam pemasaran bakso daging menunjukkan faktor kekuatan mampu mengatasi faktor kelemahan yang dihadapi oleh industri tersebut. Hasil dari matriks IFE diperoleh nilai indeks akumulatif untuk elemen kekuatan sebesar 1,843. Sedangkan untuk elemen kelemahan diperoleh 1,460. Maka kekuatan yang dimiliki UD. Arafah mampu mengatasi kelemahan yang ada. Sedangkan total nilai skor untuk faktor internal sebesar 3,303 (> 2,5) berarti kondisi UD. Arafah secara internal termasuk dalam kategori “kuat” dalam keberlangsungan usaha pengolahan bakso. Hasil analisis eksternal menunjukkan bahwa elemen peluang diperoleh nilai indeks kumulatif skor sebesar 1,820, sedangkan nilai bobot skor untuk elemen ancaman sebesar 1,392. Hal ini menunjukkan bahwa responden memberikan respon yang tinggi terhadap faktor peluang dan respon yang lebih kecil terhadap faktor ancaman. Total nilai bobot skor untuk faktor eksternal sebesar 3,383 dan termasuk dalam kategori “kuat” dalam upaya mengembangkan usaha pengolahan bakso daging pada usaha tersebut. Sehingga dapat diketahui bahwa keberadaan posisi UD. Arafah pada kuadran I yang artinya suatu strategi yang menggunakan kekuatan internal pedagang dalam memanfaatkan peluang eksternal. Strategi pemasaran yang diterapkan oleh UD. Arafah dalam memasarkan bakso daging adalah dengan memproduksi bakso daging yang berkualitas, teksur lembut dan harga terjangkau tanpa mengurangi bahan yang dapat mengurangi rasa bakso itu sendiri. Hal ini dianggap strategi yang sangat bagus agar konsumen tidak beralih ke pedagang yang menjadi pesaing UD. Arafah

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: S Agriculture > S Agriculture (General)
Divisions: Fakultas Pertanian > Agribisnis
Depositing User: Zulfikri., S.IP., ALC
Date Deposited: 13 Sep 2017 12:09
Last Modified: 13 Sep 2017 12:09
URI: http://repository.utu.ac.id/id/eprint/104

Actions (login required)

View Item View Item